Presiden Volodymir Zelensky mengatakan penyebabnya adalah serangan rudal yang dilakukan oleh Moskow pada beberapa infrastruktur penting.
"Pemadaman total telah melanda wilayah Kharkov dan Donetsk," kata Zelensky dalam sebuah posting media sosial, yang tampaknya merujuk pada bagian Republik Rakyat Donetsk yang dikuasai Ukraina, seperti dikutip dari
RT, Senin (12/9).
Selain dua wilayah itu, wilayah lain seperti Sumy, Dnepropetrovsk, Poltava, Zaporozhye, dan Odessa, juga dilanda pemadaman.
Ia kemudian menyalahkan "teroris Rusia' sebagai biang keladinya.
Belum ada komentar dari Moskow terhadap tudingan ini. Namun, insiden itu telah didahului oleh laporan peluncuran beberapa rudal jelajah dari kapal-kapal Rusia yang ditempatkan di Laut Hitam dan Kaspia.
Rekaman yang beredar secara online menunjukkan dampak dari serangan yang diklaim. Terlihat petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di beberapa titik, di antaranya di tempat pembangkit listrik.
Video lain, yang konon diambil di Poltava, menunjukkan sebuah bus listrik yang terbakar, tampaknya karena lonjakan listrik di jaringan.
Gubernur wilayah Kharkiv, Oleg Synegubov, dalam sebuah pernyataan di media sosial, mengatakan, saat ini tidak ada listrik atau pasokan air di beberapa pemukiman. "Layanan darurat bekerja untuk mengendalikan kebakaran di lokasi yang dilanda," katanya.
Pemadaman listrik telah mempengaruhi operasi kereta api Ukraina, yang melaporkan penundaan di seluruh negeri. Itu juga menghentikan sistem kereta bawah tanah di kota timur Kharkov.
Media Ukraina melaporkan, sejauh ini, layanan darurat telah berhasil memulihkan pasokan listrik hanya di wilayah Poltava, Sumy dan Dnepropetrovsk.
BERITA TERKAIT: