Seorang pejabat pemerintah setempat mengatakan, beberapa lusin kapal berkecepatan tinggi yang membawa puluhan orang-orang bersenjata bergerak menuju kota Energodar, namun pergerakan tengah malam itu berhasil terdeteksi.
“Sekitar 40 kapal saat bergerak melintasi Dnepr. Setidaknya 15 dari kapal cepat dengan sejumlah besar orang bersenjata bergerak menuju Energodar, tetapi pergerakan itu berhasil digagalkan,†kata Vladimir Rogov, anggota dewan utama administrasi sipil-militer Wilayah Zaporozhye, seperti dikutip dari TASS, Sabtu (3/9).
Ia mengaku, belum pernah melihat aktivitas jalur air dengan cakupan pasukan sebanyak itu selama operasi militer khusus berlangsung.
“Pada jam tengah malam, kegiatan seperti itu terlihat aneh. Saya tidak tahu tentang apa itu semua, tetapi orang-orang itu pasti memiliki semacam tujuan, dan kapal-kapal yang penuh dengan orang-orang bersenjata itu bergerak menuju wilayah kita. Tetapi kami telah menggagalkan pergerakan mereka," lanjutnya.
Ini bukan upaya pertama pasukan pemerintah Kyiv melancarkan serangan terhadap kota tersebut. Saat ini, Energodar, yang menampung pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa, sedang bersiap untuk memenuhi misi Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Sebelumnya dan dua kelompok sabotase Ukraina yang terdiri dari sekitar 60 orang berusaha untuk menyeberangi reservoir air Kakhovka dan turun di sekitar tiga kilometer dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporozhye.
Serangan itu, yang terjadi sekitar pukul 06:20 waktu Moskow, digagalkan oleh anggota Garda Nasional Rusia dan penerbangan militer.
BERITA TERKAIT: