Lewat unggahannya pada Minggu (17/4), Hadid menyebut Instagram telah menonaktifkan akunnya untuk mengunggah tentang Palestina di Instagram Stories.
"Instagram telah menonaktifkan saya dari mengunggah di Stories cukup banyak tentang hal-hal yang terjadi di Palestina," ujarnya.
Namun larangan dari Instagram tampaknya tidak menyulutkan Hadid untuk terus menyuarakan isu perihal kekerasan yang dialami orang Palestina.
Sebaliknya, ia semakin gencar menunjukkan berbagai kekerasan yang dilakukan oleh tentara dan pemerintah Israel yang menyerang orang Palestina tanpa alasan.
"Jika kalian benar-benar ingin membungkam saya, seperti yang dilakukan kepada wartawan, atau mereka yang berusaha mengedukasi soal Palestina, saya akan melanjutkannya dengan damai," ujarnya di unggahan lain.
Lebih lanjut, Hadid menyebut pembatasan terhadap dirinya telah melanggar hak asasi manusia.
"Jika kalian terus menyensor kami, itu adalah bentuk bias dan ketidakadilan yang besar," tambahnya.
Ketegangan meningkat di seluruh wilayah Palestina sejak pasukan Israel menyerbu halaman Masjid Al Aqsa pada Jumat (15/4), di tengah bentrokan dengan jamaah, melukai ratusan orang.
BERITA TERKAIT: