Departemen Pertahanan AS pada Senin (4/4) mengeluarkan persetujuan untuk menjual delapan unit F-16 seharga 1,67 miliar dolar AS demi memperkuat Angkatan Udara Bulgaria.
“Penjualan yang diusulkan akan meningkatkan kemampuan Bulgaria untuk menghadapi ancaman saat ini dan masa depan dengan memungkinkan Angkatan Udara Bulgaria untuk menyebarkan pesawat tempur modern secara rutin di wilayah Laut Hitam,†kata Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan AS.
Dimuat
The Defense Post, lampu hijau AS muncul di tengah spekulasi bahwa salah satu sekutu NATO dapat memberikan Ukraina pesawat MiG-29 untuk melawan pasukan Rusia.
Bulgaria sendiri adalah satu di antara tiga anggota NATO yang masih mengoperasikan MiG-26, selain Polandia dan Slovakia.
Spekulasi menyebut Washington bersedia menyediakan jet tempur pengganti jika ada negara NATO yang mengirim MiG-29 ke Ukraina.
Namun jurubicara Pentagon, John Kirby, membantah bahwa persetujuan AS untuk menjual F-16 terkait dengan Bulgaria yang menyediakan MiG-29 ke Ukraina.
Perdana Menteri Bulgaria Kiril Petkov juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengirimkan bantuan militer ke Ukraina dalam waktu dekat.
“Tetapi karena begitu dekat dengan konflik, saya harus mengatakan bahwa saat ini kami tidak akan dapat mengirim bantuan militer ke Ukraina,†katanya, seraya menambahkan bahwa bantuan itu harus disetujui oleh parlemen Bulgaria.
BERITA TERKAIT: