Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Linda Thomas-Greenfield menyoroti semakin buruknya situasi kemanusiaan di Korea Utara.
"Kami menyerukan Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) untuk menunjukkan komitmen terhadap kesejahteraan rakyatnya sendiri dengan menghormati hak asasi manusia, menggunduli program senjata pemusnah massal dan misil balistik yang melanggar hukum, serta memprioritaskan kebutuhan rakyatnya sendiri yang rentan," ujarnya, seperti dikutip
Channel News Asia.
Sementara itu, Rusia dan China menyalahkan sanksi internasional yang memperburuk situasi kemanusiaan di Korea Utara.
Korea Utara berada di bawah sanksi PBB sejak 2006 atas program nuklir dan rudal balistiknya. Namun pada November tahun lalu, Rusia dan China mendorong kembali agar sanksi diringankan untuk memperbaiki situasi kemanusiaan di sana.
"Jika dewan memikirkan warga Korea biasa dan bukan hanya geopolitik, maka proposal ini memerlukan dukungan," kata Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy
"Kami sangat yakin bahwa aparat sanksi Dewan Keamanan membutuhkan dosis humanisasi yang kuat," tambahnya.
Rusia dan China juga menggunakan pertemuan dewan pada Senin untuk mengecam sanksi sepihak terhadap Korea Utara.
BERITA TERKAIT: