Tekanan semakin besar agar Kantor HAM PBB menerbitkan laporannya sesegera mungkin lantaran dikhawatirkan China akan menggunakan Olimpiade Beijing untuk mengalihkan perhatian dari dugaan pelanggaran HAM tersebut.
Pekan lalu, anggota parlemen AS menyerukan agar laporan secepat mungkin dirilis. Seruan yang sama juga digaungkan oleh sejumlah kelompok HAM
Pada pertengahan Desember, jurubicara Kantor HAM PBB Rupert Colville mengatakan laporan itu diharapkan keluar dalam beberapa pekan. Namun pada Jumat (28/1), ia menyebut laporan tidak akan dirilis sebelum Olimpiade dimulai.
“Jelas itu tidak akan terjadi sebelum dimulainya Olimpiade," ucapnya, seperti dikutip
18News.
Keputusan tersebut juga muncul setelah
South China Morning Post melaporkan Beijing telah menyetujui kunjungan Kepala HAM PBB Michelle Bachelet ke Xinjiang setelah Olimpiade berakhir pada 20 Februari mendatang.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: