
Lithuania meminta bantuan Eropa untuk menghadapi China di tengah meningkatnya ketegangan antara Vilnius dan Beijing terkait hubungan diplomatik dengan Taiwan.
Presiden Lithuania Gitanas Nauseda dilaporkan membahas situasi tersebut dengan para pemimpin Eropa, seperti dikutip
Reuters, Jumat (17/12)
"Kami ingin konflik itu menjadi jelas bagi mitra Eropa kami, dan bahwa tindakan ekonomi akan seluas mungkin," ujarnya.
Pada Rabu (15/12), para diplomat Lithuania dilaporkan telah meninggalkan Beijing. Hal serupa juga dilakukan diplomat China di Vilnius.
Hubungan China dan Lithuania mengalami ketegangan dan memuncak pada bulan lalu saat Taiwan membuka kantor perwakilan di Vilnius dan sebaliknya.
China sebelumnya mengatakan kepada Lithuania bahwa perwakilannya di Beijing diturunkan dari kedutaan menjadi kantor kuasa usaha.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: