Berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat Presiden, seluruh kepala negara dan pemerintahan anggota BRICS terlebih dahulu mengikuti sesi foto bersama sebelum acara dimulai.
Prabowo tampak mengenakan beskap abu-abu dan peci hitam, berdiri diapit Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Kemeluly Tokayev dan Presiden Mesir Abdel Fattah Saeed Hussein Khalil El-Sisi.
Usai sesi foto bersama, para pemimpin negara berjalan menuju aula ruang pertemuan. Rapat kemudian dibuka oleh Perdana Menteri India Narendra Modi selaku tuan rumah KTT BRICS kali ini.
Pada hari pembukaan KTT BRICS, Sabtu, 12 September 2026, Prabowo menegaskan pentingnya persatuan negara-negara Global South untuk memperkuat posisi dan kepentingan bersama di tengah dinamika tatanan dunia.
Dalam pidatonya, Prabowo juga mendorong negara-negara anggota BRICS memperkuat ketangguhan dan kemandirian nasional agar tidak mudah didikte oleh kekuatan mana pun.
"Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri. Kami tidak ingin didikte oleh satu atau dua kekuatan mana pun. Kita harus tangguh agar benar-benar menjadi bangsa yang mandiri,” tegasnya.
Menurut Prabowo, fondasi ketangguhan tersebut dimulai dari kemampuan memenuhi kebutuhan pangan rakyat, menjamin pasokan energi, mendidik generasi muda, hingga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk hidup sejahtera.
Karena itu, BRICS didorong untuk terus memperkuat kerja sama di sektor-sektor yang berdampak langsung terhadap ketangguhan negara anggotanya, salah satunya energi.
“Kami sedang menghubungkan sistem energi dan memperkuat ketahanan energi di seluruh kawasan kami demi menggerakkan ekonomi dan membangun ketangguhan jangka panjang,” kata Prabowo.
BERITA TERKAIT: