Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin berharap kerja sama bisa diperluas dalam sektor-sektor lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan dan keamanan bersama.
"Kerja sama perdagangan dan ekonomi kami semakin berkembang meskipun ada virus corona: antara Januari dan September volume perdagangan bersama kami tumbuh lebih dari 16 persen dibandingkan tahun 2020, menjadi 5 miliar dolar AS," kata Mishustin, dalam pertemuannya dengan Presiden Vietnam Nguyen Xuan Phuc yang sedang berkunjung ke Moskow, Rabu (1/12).
Selama pandemi, kedua negara bekerja sama dengan baik dalam penanganan virus corona, di antaranya Rusia mengirim sistem pengujian modern dan laboratorium ke Vietnam.
"Kami juga mengirimkan vaksin Rusia yang telah terbukti keefektifannya," lanjut Mishustin, seperti dikutip dari
TASS.Rusia juga siap membantu Vietnam dalam memproduksi vaksin Sputnik V dan mengiriman vaksin Sputnik Light sebagai penguatnya.
Ia meyakini, vaksin sangat membantu memberikan perlindungan terhadap semua warga dari ancaman virus corona, terutama saat ini ditemukan varian baru Omicron.
“Hubungan persahabatan dan kemitraan antara Rusia dan Vietnam didasarkan pada sejarah kejayaan kita bersama; negara kita mendukung perjuangan rakyat Vietnam untuk pembebasan dari kolonialisme, kita membantu mempertahankan kemerdekaannya saat itu,†kata Mishustin, menunjukkan bahwa kedua belah pihak merayakan ulang tahun ke-20 deklarasi kemitraan strategis antara Vietnam dan Rusia.
BERITA TERKAIT: