Perintah yang akan mulai berlaku minggu ini datang sebagai tanggapan atas meningkatnya kasus Covid-19 di kota tersebut.
Persyaratan wajib masker kali ini tidak hanya berlaku ketika seseorang berada di ruang publik dan bisnis, tetapi juga rumah pribadi. Penghuni diharuskan untuk menggunakan masker saat menerima tamu, begitu juga sang tamu, diwajibkan untuk mengenakan masker saat berkunjung, sesuatu yang sangat umum selama musim liburan tiba.
Reuters melaporkan, penduduk yang berani melanggar aturan tersebut diancam dengan denda atau penjara, bahkan keduanya.
Pedoman kesehatan yang ketat itu telah memicu kemarahan di antara beberapa orang. Para kritikus bahkan menggambarkan mandat untuk rumah pribadi sebagai pemerintah untuk membuat orang sedih pada hari Thanksgiving.
Pejabat kesehatan mengatakan kasus virus corona di daerah itu telah melonjak hingga 29 persen dalam dua minggu terakhir dan mereka telah memperkirakan adanya kenaikan lebih lanjut seiring datangnya musim dingin.
BERITA TERKAIT: