Mesin-mesin Berat China Dikerahkan ke Pelabuhan Haifa, AS Makin Khawatir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Kamis, 07 Oktober 2021, 08:26 WIB
Mesin-mesin Berat China Dikerahkan ke Pelabuhan Haifa, AS Makin Khawatir
Pelabuhan Haifa/Net
rmol news logo Amerika Serikat (AS) semakin menigkatkan kekhawatiran dan pengawasannya terhadap proyek China di Pelabuhan Haifa.

Para pejabat AS mengatakan saat ini Grup Pelabuhan Internasional Shanghai milik China mulai membawa mesin-mesin berat ke pelabuhan untuk menyelesaikan proyek.

AS sendiri telah berulang kali menekan Israel untuk mengevaluasi kerjasama dengan China terkait proyek tersebut. Terlebih pelabuhan Haifa berdekatan dengan pangkalan Israel yang digunakan oleh Angkatan Laut AS.

Kedekatan pelabuhan dengan pangkalan angkatan laut, jika dikompromikan, dapat menimbulkan risiko keamanan bagi Israel dan AS.

Kekhawatiran utama bukan China dapat menyerang pangkalan, tetapi Beijing dapat mengumpulkan intelijen tentang peralatan dan teknologi militer.

“Dimungkinkan untuk menanam sistem pengawasan di alat berat yang digunakan di pelabuhan dan ini dapat mengirimkan apa yang mereka lihat atau dengar,” ujar kepala Program Urusan Militer dan Strategis Israel dan Program Keamanan Cyber, Gabi Siboni, seperti dikutip Sputnik.

Pada Agustus, Direktur CIA Bill Burns mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Naftali Bennett bahwa Washington prihatin atas perusahaan teknologi China dan proyek infrastruktur yang dilakukan di Israel.

Kendati begitu, Israel sendiri khawatir lantaran pada kenyataannya AS enggan mengambil proyek-proyek tersebut. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA