Demi Bongkar Kasus Pembunuhan Keji Empat Dekade, Polisi Australia Keluarkan Sayembara 1 Miliar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 02 September 2021, 10:37 WIB
Demi Bongkar Kasus Pembunuhan Keji Empat Dekade, Polisi Australia Keluarkan Sayembara 1 Miliar
Ilustrasi/Net
rmol news logo Kasus kematian Denise McGregor, seorang remaja perempuan asal Melbourne lebih dari 40 tahun yang lalu kembali dibuka pihak kepolisian Australia.

Mereka bahkan telah menawarkan hadiah senilai 1 juta dolar Australia bagi siapapun yang memiliki informasi terkait pembunuhan brutal remaja 13 tahun itu.

Kisah tragis Denise berawal pada malam sekitar pukul 18.15, tanggal 20 Maret 1978. Ketika itu, dia memberi tahu saudara perempuannya yang berusia 11 tahun bahwa dia akan membeli minuman dari bar susu Pascoe Vale, tetapi sejak itu ia tidak pernah kembali ke rumah.

Mengetahui Denise tidak pulang ke rumah, sang adik kemudian pergi mencarinya sekitar jam 7 malam. Karena tidak dapat menemukannya, dia bersama ibunya mencari di jalan-jalan terdekat dengan mengendarai mobil.

Tak juga membuahkan hasil, mereka kemudian melaporkan Denise hilang ke Kantor Polisi Coburg.

Denise ditemukan tewas sekitar pukul 11.25 keesokan harinya, tubuhnya tergeletak di samping jalan di Merriang Road di Wallan East.

Saat ditemukan, mayat Denise hanya berpakaian sebagian dan diduga telah diserang secara seksual lalu dipukuli sampai mati. Lukanya parah.

"Sementara 43 tahun telah berlalu, saya tidak ragu bahwa masyarakat akan berharap bahwa penyelesaian kekerasan seksual brutal dan pembunuhan seorang gadis remaja yang tidak bersalah tetap menjadi prioritas bagi Polisi Victoria," kata Inspektur Detektif Tim Day, seperti dikutip dari 9News, Rabu (1/9).

"Ini adalah jenis kejahatan yang benar-benar menyerang jantung komunitas kami dan jenis investigasi yang dilakukan detektif untuk waktu yang lama. Teror yang dialami Denise sebelum kematiannya tidak terbayangkan," ujarnya.

"Sebagai penyelidik pembunuhan, kita sering berurusan dengan kemanusiaan yang terburuk, tetapi pembunuhan Denise adalah kasus yang sangat menghancurkan," kata dia lagi.

Fakta bahwa gadis 13 tahun itu telah menggunakan radio CB (populer di tahun 80 an) pada beberapa kesempatan di salah satu rumah temannya tetap menjadi petunjuk penting bagi para penyelidik.

Selama panggilan ini, dia telah menghubungi seorang pria tak dikenal dengan tanda panggilan "Lightning One".

Denise terkenal dan populer di kalangan anak-anak seusianya di barat laut Melbourne dan dikenal sering mengunjungi ruang hiburan di Broadmeadows.

Polisi mengatakan Denise bersekolah di sekolah menengah setempat dan secara keseluruhan dia adalah remaja biasa.

Detektif percaya ada orang di luar sana yang tahu apa yang terjadi pada remaja itu dan yang bertanggung jawab atas serangan seksual dan kematian brutalnya.

Selama empat dekade terakhir, polisi telah berbicara dengan ratusan orang dan mengejar banyak petunjuk dalam upaya menemukan siapa yang bertanggung jawab.

Sejumlah barang yang diambil dari tempat kejadian juga telah diuji ulang secara forensik beberapa kali.

"Pengumuman hadiah hari ini adalah bukti komitmen kami untuk menemukan jawaban bagi keluarga Denise dan melakukan segala upaya yang mungkin untuk meminta pertanggungjawaban mereka dengan cara apa pun," kata Detektif Inspektur Day.

"Polisi ingin mendengar dari siapa pun yang memiliki informasi tentang apa yang terjadi pada Denise 43 tahun lalu dan siapa yang bertanggung jawab," ujarnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA