Pada Sabtu (22/5), para pengunjuk rasa membanjiri London, berjalan dari Westminster, gedung-gedung pemerintahan, hingga ke Hyde Park.
Mereka menuntut agar Israel menghentikan penggusuran paksa terhadap warga Palestina, serta mendesak pemerintah Inggris mengambil tindakan seperti sanksi terhadap Israel.
Aksi unjuk rasa juga diwarnai beberapa aksi yang cukup di luar batas, seperti membawa nama Adolf Hitler, membakar bendera israel, hingga menghancurkan beberapa mobil.
Dimuat
Sputnik, terdapat sejumlah poster bertulisan "Berhenti melakukan apa yang Hitler lakukan padamu", "Israel, negara baru", dan "Holocaust Bagian 2" saat aksi tersebut.
Menurut
Daily Mail, aksi pembakaran bendera Israel dilakukan di luar Kedutaan Israel di London.
Sebuah video yang tersebar di media sosial juga menunjukkan para pengunjuk rasa menabrak mobil sport TVR ketika polisi membubarkan massa.
Pada Kamis (20/5), Israel dan Hamas menyetujui gencatan senjata yang ditengahi Mesir yang dimulai pada Jumat (21/5). Selama 11 hari serangan roket dan serangan udara, Israel telah menewaskan 248 warga Palestina, dan Hamas menewaskan 12 orang Israel.
BERITA TERKAIT: