Kunjungan ditujukan untuk mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi, Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki, dan menteri luar negeri negara-negara lainnya.
Rencana kunjungan tersebut diungkap oleh jurubicara Departemen Luar Negeri Ned Price pada Kamis (20/5), setelah Blinken melakukan panggilan telepon dengan Ashkenazi, seperti dikutip
TASS.
"Menteri Luar Negeri menyambut baik rencana perjalanan Sekretaris Blinken ke wilayah tersebut, di mana Sekretaris akan bertemu dengan rekan-rekan Israel, Palestina, dan regional dalam beberapa hari mendatang untuk membahas upaya pemulihan dan bekerja sama untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi Israel dan Palestina," kata Prince.
Dalam panggilan teleponnya, Blinken dan Ashkenazi mengapresiasi upaya mediasi Mesir untuk Israel dan Hamas.
Hasil mediasi dari Mesir sendiri berujung pada gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai Jumat (21/5) pukul 02.00 dini hari.
"Sekretaris mencatat bahwa dia akan terus berhubungan dekat dengan mitranya dari Mesir dan operator regional lainnya," lanjut Price.
Baku tembak roket antara Israel dan Jalur Gaza dimulai sejak 10 Mei, dipicu oleh penggusuran paksa yang dilakukan Israel kepada warga Palestina di Sheikh Jarrah dan kerusuhan di Masjid Al Aqsa.
Menurut data terbaru, 232 warga Palestina di Jalur Gaza dan setidaknya 12 orang Israel telah tewas.
BERITA TERKAIT: