Keduanya diperkirakan akan bertemu di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, untuk pertama kalinya sejak Persetujuan Abraham diumumkan Agustus lalu.
Pembahasan tentang Iran ditengarai akan menjadi agenda teratas pembicaran keduanya, seperti dilaporkan
The Jerusalem Post, Senin (1/2).
Israel dan UEA sama-sama memandang Iran sebagai ancaman utama mereka. Sikap publik Netanyahu terhadap kesepakatan Iran pada 2015 membantu mendekatkan kedua negara, yang pada akhirnya mengarah pada Perjanjian Abraham tentang perdamaian dan normalisasi.
Perjalanannya telah dikerjakan selama berbulan-bulan, tetapi berulang kali ditunda karena pembatasan Covid-19 dan perkembangan politik di Israel.
Netanyahu awalnya berencana mengunjungi Abu Dhabi dan Dubai di UEA, serta Manama, ibu kota Bahrain.
Namun perjalanan itu dipersingkat menjadi kunjungan beberapa jam di Abu Dhabi karena pembatasan virus corona.
BERITA TERKAIT: