Menlu Wang Yi: China dan Rusia Harus Lawan Penindasan AS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 23 Desember 2020, 16:24 WIB
Menlu Wang Yi: China dan Rusia Harus Lawan Penindasan AS
Penasihat Negara sekaligus Menteri Luar Negeri China Wang Yi /Net
rmol news logo Semakin dunia bergejolak, seharusnya hubungan China-Rusia semakin stabil, demikian disampaikan Penasihat Negara sekaligus Menteri Luar Negeri China Wang Yi dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Selasa (22/12) waktu setempat.

Dalam percakapan tersebut Wang menekankan pentingnya nilai koordinasi strategis bilateral yang komprehensif antara kedua negara. Selain itu dia jugamencatat bahwa hubungan China-Rusia tetap pada tingkat yang tinggi dan istimewa.

Dalam kesempatan itu kedua menteri juga mengecam penindasan yang dilakukan oleh AS untuk melawan Rusia dan China.

“AS masih memegang teguh sanksi sepihak dan melawan tren zaman, dan hanya akan meninggalkan catatan yang lebih memalukan di dunia,” kata Wang, seperti dikutip dari Global Times, Rabu (23/12).

“China bersedia bekerja dengan Rusia dan komunitas internasional untuk menegakkan norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional dan keadilan dan keadilan dunia,” katanya.

Senada dengan Menlu China, Lavrov juga menyatakan penentangan kuat terhadap langkah AS yang disebutnya merusak multilateralisme. Dia mengatakan China dan Rusia harus melawan penindasan AS, dan melakukan upaya bersama untuk menjaga kepentingan bersama kedua belah pihak dan menjaga stabilitas dan kerjasama internasional.

Tahun 2021 mendatang memiliki arti khusus bagi China dan Rusia, kata Wang.

Dia mencatat bahwa tahun depan menandai ulang tahun ke-20 penandatanganan Perjanjian China-Rusia tentang Kebersamaan yang Baik dan Kerja Sama Ramah. Selain itu, pada tahun 2021, Tiongkok akan mencapai tujuan seratus tahun pertamanya untuk menyelesaikan pembangunan masyarakat yang cukup makmur dalam segala hal.

Kedua menteri juga sepakat bahwa koordinasi dan kerja sama kedua kementerian di bidang internasional dan regional selama tahun ini berjalan memuaskan.

Lavrov sempat memuji kemajuan yang dibuat dalam hubungan bilateral pada tahun 2020.

“Pertukaran tingkat tinggi, rasa saling percaya pada politik masing-masing, dan kerja sama praktis antara China dan Rusia, telah diperdalam di tengah pandemi yang merajalela,” ungkapnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA