Kabar duka itu disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri Themba Masuku dalam pernyataannya yang dikutip dari
Reuters.
"Yang Mulia telah memerintahkan agar saya memberi tahu bangsa tentang kesedihan dan meninggalnya Yang Mulia Perdana Meneri Ambrose Mandvulo Dlamini." kata Masuku, menyampaikan atas instruksi monarki pada Minggu.
"Yang Mulia meninggal sore ini saat menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di Afrika Selatan," tambah dia.
Dlamini yang berusia 52 tahun dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada empat pekan lalu. Ia dipindahkan ke Afrika Selatan pada 1 Desember untuk mendapatkan pengobatan Covid-19 yang lebih baik.
Sebelum diangkat sebagai perdana menteri pada November 2018, Dlamini menjabat sebagai CEO MTN Eswatini. Ia telah bekerja di industri perbankan selama lebih dari 18 tahun, termasuk sebagai direktur utama Eswatini Nedbank Limited.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Eswatini menuturkan, saat ini sudah ada 6.768 kasus Covid-19 yang mereka konfirmasi, dengan 127 di antaranya meninggal dunia.
BERITA TERKAIT: