Disebut klub langka, karena selain hanya satu-satunya di AS, 'anggota' yang ada pun sangat sedikit. Hanya ada 2 orang saja, plus Trump jadi 3 orang.
Klub ini tak lain adalah klub Presiden AS yang gagal saat mengikuti Pilpres keduanya. Sejauh ini, dihitung sejak Perang Dunia II, hanya ada dua Presiden AS yang gagal terpilih saat kembali maju. Yaitu, Jimmy Carter dan George HW Bush.
"Ada sebuah alasan kenapa tidak biasa terjadi seorang petahana kalah dalam Pilpres berikutnya. Petahana punya kemampuan untuk menggunakan 'mimbar pengganggu' sebagai keuntungan; mereka bisa mengubah alur cerita," terang ahli sejarah politik dari Universitas George Washington, Matt Dallek, dikutip
AFP, Minggu (8/11).
"Mereka memiliki semua jebakan di White House. Yaitu kekuatan eksekutif, para pekerja Gedung Oval, dan Air Force One," sambungnya.
Seperti diketahui, Joe Biden telah dianggap memenangkan Pilpres AS setelah meraih lebih dari 270
electoral votes, yang merupakan syarat utama untuk terpilih sebagai Presiden AS.
Meski demikian, Trump belum mau mengakui kemenangan rival politiknya itu. Sejumlah dalih pun dikemukakan tim pemenangan Trump untuk menolak klaim kemenangan Biden.
BERITA TERKAIT: