Dimuat
The Straits Times pada Senin (2/11), pabrik-pabrik di India mengincar peningkatan konsumsi sebagai cara untuk mengurangi kelebihan pasokan kronis negara. Sebagian besar dari insentif yang menguntungkan yang diberikan kepada petani di daerah pedesaan.
Besarnya pasokan gula di India dikarenakan biaya produksi yang tinggi membuat negara sulit menjual gula di pasar global tanpa subsidi.
Untuk mendorong inisiatif mereka, pabrik telah memulai kampanye online untuk meningkatkan permintaan domestik, yang melibatkan lokakarya dan webinar, di mana semua orang mulai dari ahli gizi dan ahli endokrin, hingga ahli kesehatan masyarakat dan praktisi medis berbagai pengetahuan mereka.
"Gula adalah sumber bahan bakar tubuh yang paling disukai untuk kekuatan otak, energi otot, dan setiap proses alami yang membuat sel-sel tubuh kita berfungsi dengan baik," kata Asosiasi Pabrik Gula India.
Mereka menuturkan, kalori dalam gula sama dengan kalori dari makanan lain. Hanya ketika kalori tidak cukup dibakar atau dikonsumsi terlalu banyak, maka berat badan meningkat.
Berdasarkan data dari asosiasi, konsumsi di India telah stagnan pada 19 kilogram per kapita per tahun dibandingkan dengan rata-rata global 23 kilogram. Itu terjadi ketika muncul kampanye media sosial yang mengatakan pemanis berbasis tebu tidak sehat membuat orang enggan memakannya.
Sementara itu, pertumbuhan konsumsi per kapita antara 2000 hingga 2016 di India termasuk yang terendah di dunia.
Sudhandhu Padey dari Kementerian Pangan mengatakan, jika konsumsi per kapita naik ke rata-rata global, permintaan domestik akan naik 5,2 juta ton per tahun,
"Itu akan memangkas surplus, memotong penjualan luar negeri dan menghemat uang pemerintah dengan mengurangi subsidi ekspor," ujar dia.
India juga produsen terbesar kedua di dunia, mengekspor 5,65 juta ton pada 2019 hingga 2020, dengan bantuan subsidi ini, yang ditentang oleh Australia, Brasil, dan Guatemala.
Pabrik menargetkan untuk mengirim 6 juta ton gula pada 2020-2021 dengan produksi diperkirakan akan meningkat 13 persen setelah hujan yang baik mendorong penanaman.
BERITA TERKAIT: