John Brennan mengatakan gagasan mengundang MBS dianggap sangat keterlaluan mengingat dugaan keterlibatan penguasa Saudi dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
"Jika dia mengundang Mohammed bin Salman untuk datang ke negara ini dan dijamu oleh Presiden Amerika Serikat, setelah apa yang dilaporkan oleh komunitas intelijennya sendiri, CIA, tentang tanggung jawab MBS atas pembunuhan Khashoggi, jelas itu tidak benar," kata Brennan saat wawancara dengan podcast Yahoo News.
Menurutnya, pemerintahan Trump seharusnya bergerak untuk mengecam MBS, setelah beberapa badan intelijen AS mengaitkan penguasa itu dengan pembunuhan Khashoggi di dalam konsulat Turki Arab Saudi dua tahun lalu. Bukan malah merangkulnya untuk sebuah kerja sama.
"Ada hal-hal yang sangat bisa dibuktikan yang bisa mereka lakukan," kata Brennan, tentang meminta pertanggungjawaban penguasa Saudi.
"Tapi justru Trump belum melakukan semua itu. (mestinya) mereka bisa memastikan bahwa mereka tidak akan berurusan dengan MBS," ujar Brennan, seperti dikutip dari
MEE, Senin (26/10).
Trump sedang melancarkan strateginya agar Saudi bergabung dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Sudan dalam menandatangani perjanjian normalisasi yang akan mencetak sejarah besar. Sampai saat ini para pemimpin Saudi belum secara terbuka mengkonfirmasi bahwa mereka siap untuk melakukan perjanjian normalisasi itu.
Kebalikan dengan Donald Trump, kandidat presiden dari Partai Demokrasi, Joe Biden, mengatakan bahwa jika dia terpilih pada November, dia akan menilai kembali hubungan AS dengan Arab Saudi.
"Dua tahun lalu, operator Saudi, dilaporkan bertindak atas arahan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, membunuh dan memutilasi, jurnalis, dan penduduk AS Jamal Khashoggi," kata Biden dalam sebuah pernyataan.
"Pelanggarannya, yang telah dibayar dengan nyawanya, adalah mengkritik kebijakan pemerintahnya. Di bawah pemerintahan Biden-Harris, kami akan menilai kembali hubungan kami dengan kerajaan, mengakhiri dukungan AS untuk perang Arab Saudi di Yaman, dan memastikan Amerika tidak memeriksa nilainya di pintu untuk menjual senjata atau membeli minyak," ujar Biden.
Tunangan Khashoggi, Hatice Cengiz, mengajukan gugatan perdata terhadap MBS serta pejabat lainnya, berusaha untuk menuntut mereka bertanggung jawab atas pembunuhan brutal jurnalis tersebut.
Sarah Leah Whitson, direktur eksekutif DAWN, sebuah kelompok hak asasi manusia yang berfokus pada MENA yang didirikan oleh Khashoggi sebelum kematiannya, ikut mengecam pernyataan Trump yang akan mengundang MBS ke Gedung Putih dan melakukan kerja sama.
Dengan sinis ia memposting di Twitter kalimat sambutan dalam bahasa Arab sebelum mengatakan kepada MBS: "(Saya) SUKA Anda datang ke Washington, dan sampai jumpa di pengadilan!"
BERITA TERKAIT: