Makin Lengket, Israel Ingin Segera Teken Normalisasi Hubungan Dengan UEA Bulan Depan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Minggu, 30 Agustus 2020, 15:18 WIB
Makin Lengket, Israel Ingin Segera Teken Normalisasi Hubungan Dengan UEA Bulan Depan
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu; Presiden Amerika Serikat, Donald Trump; dan Putra Mahkota Uni Emirat Arab, Mohammed bin Zayed/Net
rmol news logo Israel dan Uni Emirat Arab (UEA) diperkirakan akan menandatangani kesepakatan normalisasi hubungan di Washington, Amerika Serikat (AS) pada pertengahan September.

Menteri Kerjasama Regional Israel, Ofir Akunis mengatakan, saat ini pihak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump tengah membahas tanggal pasti untuk penandatanganan tersebut.

Pembicaraan tersebut juga membuat Akunis terbang ke Abu Dhabi pada Senin (31/8), melansir Reuters.

Sementara itu, Penasihat utama Trump, Jared Kushner dan delegasi AS lainnya akan berada di Israel pada Minggu (30/8) untuk mempersiapkan misi UEA.

“Perjanjian (normalisasi) ini diharapkan akan ditandatangani pada bulan September di kota Washington,” kata Akunis.

“Itu dimaksudkan untuk menjadi salah satu hasil pembicaraan dalam 24 jam ke depan di Emirates untuk menetapkan tanggal penandatanganan,” tambahnya.

Selain itu, Akunis mengatakan, pemerintah Netanyahu berharap penandatanganan tersebut dapat berlangsung sebelum Rosh Hashanah atau tahun baru Yahudi yang jatuh pada 18 September.

Pada 13 Agustus, Trump mengumumkan normalisasi hubungan antara Israel dan UEA. Seiring dengan itu, keduanya memperbaiki hubungan diplomatik. Salah satunya ketika pada Sabtu (29/8), UEA mengumumkan pembatalan boikot ekonomi terhadap Israel.

Pejabat dari kedua negara mengatakan mereka sedang mencari kerja sama di bidang pertahanan, kedokteran, pertanian, pariwisata, dan teknologi.

“Kita berbicara tentang kesepakatan komersial senilai 500 juta dolar AS pada tahap awal, dan ini akan terus meningkat sepanjang waktu,” kata Akunis.

Kesepakatan bilateral tersebut, kata dia, akan menimbulkan investasi trilateral, dengan kata lain, dalam proyek tambahan dengan negara lain di kawasan. Namun Akunis tidak menyebutkan nama negara-negara tersebut.

Delegasi AS dan Israel sendiri akan melakukan perjalanan bersama ke Abu Dhabi dengan pesawat El Al Israel Airlines. Itu merupakan  penerbangan langsung pertama antara Israel dan UEA. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA