Diisukan Akan Dipecat Trump, Fauci Disebut Sosok Yang Mengacaukan Pemerintahan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 14 April 2020, 12:26 WIB
Diisukan Akan Dipecat Trump, Fauci Disebut Sosok Yang Mengacaukan Pemerintahan
Anthony Fauci/Net
rmol news logo Anggota gugus tugas virus corona Gedung Putih yang juga pakar medis kenamaan, Anthony Fauci, diisukan akan dipecat.

Fauci yang belakangan mengusulkan agar negara membatasi semua aktivitas warga demi mencegah penyebaran virus corona, mendapat pertentangan dari pendukung Trump dari kelompok sayap kanan.

Fauci secara konsisten mengingatkan warga AS agar menjaga jarak sosial dan menghentikan kegiatan ekonomi.

Kebijakan itu ditentang Partai Republik. Mereka percaya bahwa penanganan krisis Covid-19 terlalu berlebihan. Kelompok itu pun meminta agar Trump memecatnya.

Tidak disangka Trump merespon ungkapan ketidaksukaan kelompok itu dalam akun Twitternya dengan cara me-retweetnya. Masyarakat pun dibuat heboh.

Gedung Putih segera menjernihkan situasi tersebut.

"Pembicaraan di media (sosial) ini konyol, Presiden Trump tidak memecat Dr Fauci. Fauci telah dan tetap menjadi penasihat tepercaya Presiden Trump," kata Juru Bicara Gedung Putih Hogan Gidley, mengutip AFP, Selasa (14/4).

Tujuan Trump me-retweet hanya untuk membela diri dari upaya media yang mendorong beredarnya berita palsu soal respons pemerintah yang dianggap lamban dalam menangani wabah virus corona, menurut Gidley.

"Demokrat dan media lah yang mengabaikan virus corona. (Trump) Sebaliknya, bertindak tegas untuk menyelamatkan nyawa warga Amerika dengan menghentikan perjalanan dari China dan Eropa," ujar Gidley.

Republik khawatir kebijakan Fauci akan membuat kelumpuhan ekonomi AS, dan itu berarti akan mengganggu peluang Trump untuk terpilih kembali dalam pemilihan presiden pada November mendatang.

Isu pun berkembang, Fauci disebut-sebut  sosok yang sengaja dikirim Partai Demokrat untuk mengacaukan pemerintahan Trump. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA