Pemerintah Kurdi Di Suriah Pulangkan 12 Anak Militan ISIS Perancis Dan Belanda

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 10 Juni 2019, 22:49 WIB
Pemerintah Kurdi Di Suriah Pulangkan 12 Anak Militan ISIS Perancis Dan Belanda
Bendera ISIS/Net
rmol news logo Sebanyak 12 anak yatim keturunan Perancis dan Belanda yang lahir dari keluarga militan diserahkan oleh pemerintah Kurdi di Suriah timur laut ke delegasi pemerintah masing-masing.

Di antara anak-anak tersebut, yang tertua berusia 10 tahun. Mereka sebelumnya tinggal di kamp-kamp pengungsian bagi puluhan ribu orang yang melarikan diri dari pertempuran terakhir melawan ISIS.

"Para pejabat Kurdi menyerahkan 12 anak-anak Perancis yatim dari keluarga ISIS kepada sebuah delegasi dari Kementerian Urusan Luar Negeri Perancis," kata pejabat tinggi urusan luar negeri Abdulkarim Omar dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (10/6), seperti dimuat Al Jazeera.

Dia mengatakan, pemindahan itu terjadi di kota Ain Issa pada hari Minggu (9/6). Dia menambahkan bahwa dua anak Belanda yatim piatu juga diserahkan kepada delegasi pemerintah dari Belanda.

Kementerian luar negeri Belanda belum mengkonfirmasi kabar tersebut. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA