
Perdana Menteri Inggris Theresa May memastikan, pemerintah akan terus merencanakan kemungkinan Brexit tanpa kesepakatan.
Hal itu dipastikan oleh jurubicara May awal pekan ini (15/4).
Jurubicara May juga mengatakan bahwa perdana menteri tidak berpikir untuk menyerukan pemilihan nasional awal sebagai cara untuk memecahkan kebuntuan Brexit di parlemen.
Uni Eropa pekan lalu diketahui menunda Brexit hingga akhir Oktober tahun ini demi menghindari, setidaknya untuk saat ini, resiko kepergian Inggris yang tiba-tiba dari blok yang dikhawatirkan investor akan merugikan perekonomian. []
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: