RI-Jepang Hasilkan Pemahaman Bersama Di Seminar Tingkat Tinggi Project 2045

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 10 Desember 2018, 03:37 WIB
RI-Jepang Hasilkan Pemahaman Bersama Di Seminar Tingkat Tinggi Project 2045
Foto/Repro
rmol news logo Jelang peringatan 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2045 mendatang, para cendekiawan dari kedua negara telah mengumumkan laporan hasil Project 2045 pada Seminar Tingkat Tinggi Project 2045 di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Minggu (9/12).

Laporan project tersebut, yakni hubungan kedua negara harus menghasilkan masyarakat yang damai, stabil, beragam, dan toleran dimana mereka dapat menikmati kehidupan yang sejahtera, bebas dan aman dengan saling bekerja sama.

Seminar tersebut juga menghasilkan tiga tujuan yakni dari aspek politik, Jepang dan Indonesia memelihara demokrasi dan menjadi negara maritim terbesar. Aspek perekomian Indonesia-Jepang memasuki posisi 5 besar dalam perekonomian global, dan terakhir dalam aspek sosial untuk mencapai kualitas hidup lebih baik yang melampaui Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2030.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Seminar Tingkat Tinggi Project 2045 menghasilkan rekomendasi di antaranya penyelenggaraan bersama forum tingkat menteri multirateral untuk mempromosikan kebebasan dan keamanan pelayaran serta penerbangan di wilayah Indo-Pasifik.

Selain itu adanya dukungan kepada Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), kerjasama trilateral dengan Timur Tengah, Afrika, dan Kepulauan Pasifik.

Sementara itu di bidang perekonomian, mempromosikan perdagangan bebas, penelitian bersama tentang strategi ekspansi ekspor produk Indonesia dan pengembangan infratsruktur, di bidang sosial menentukan master plan dan uji coba nyata untuk konsep "smart city" di pulau-pulau terluar, serta ketahanan terhadap bencana dengan penerapan sistem peringatan dini.

Laporan hasil Project 2045 diserahkan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla dari Chancellor dari Prefectural University of Kumamoto Takashi Shiraishi, Ketua Komite Bilateral Indonesia-Jepang KADIN dan juga mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Muhammad Lutfi.

Seminar tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Lingkungan Hidup Jepang Akimoto Tsukasa, anggota parlemen Jepang Ito Tadahiko, Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia Ishii Masafumi.

Sementara itu dari Indonesia hadir Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla dan mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Y. M. Bapak Ginandjar Kartasasmita dan lainnya. [lov]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA