Berdasarkan laporan resmi, pesawat kepresidenan yang membawa kepala negara beserta rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 23.55 WIB.
Di bawah tangga pesawat, Prabowo disambut langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Turut hadir menyambut kepulangan Presiden antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra.
Selama berada di Jepang, Presiden Prabowo menjalani sejumlah agenda penting, mulai dari kunjungan kehormatan kepada Kaisar Jepang Naruhito hingga pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi.
Ia juga menghadiri forum bisnis Indonesia-Jepang yang menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama dengan nilai total mencapai 23,63 miliar dolar AS atau sekitar Rp401,71 triliun.
Sementara itu di Korea Selatan, Prabowo bertemu dengan Presiden Lee Jae-myung. Kedua pemimpin sepakat mendorong perluasan kemitraan komprehensif Indonesia-Republik Korea ke tingkat yang lebih tinggi, yakni kemitraan strategis komprehensif khusus.
Tak hanya itu, lawatan ke Korea Selatan juga membuahkan hasil konkret di sektor investasi. Penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antar lembaga pemerintah serta 17 MoU antara pelaku bisnis kedua negara mencatatkan nilai sebesar 10,268 miliar dolar AS atau sekitar Rp174 triliun.
Capaian tersebut melengkapi hasil investasi dari Jepang, sehingga total komitmen yang berhasil dibukukan dari dua negara sahabat di Asia Timur itu mencapai sekitar Rp575 triliun.
BERITA TERKAIT: