Berdasarkan pemeringkatan global, paspor Indonesia berada di peringkat 58 dengan cakupan jangkauan dunia sebanyak 44 persen. Posisi tersebut menunjukkan Indonesia masih tertinggal dari negara tetangga tertentu di Asia Tenggara.
Meski demikian, setiap WNI dapat berkunjung ke sejumlah destinasi strategis dengan status bebas visa di Asia, Afrika, Karibia, hingga Amerika Selatan. Berikut daftar negara bebas visa untuk WNI:
- Angola
- Barbados
- Belarus
- Bermuda
- Brazil
- Brunei
- Cambodia
- Chile
- Colombia
- Cook Islands
- Dominica
- Ecuador
- Fiji
- Gabon
- Gambia
- Guyana
- Haiti
- Hong Kong
- Japan
- Kazakhstan
- Kiribati
- Laos
- Macao
- Malaysia
- Mali
- Micronesia
- Morocco
- Myanmar
- Namibia
- Peru
- Philippines
- Rwanda
- Saint Kitts and Nevis
- Serbia
- Singapore
- St. Vincent and the Grenadines
- Suriname
- Tajikistan
- Thailand
- Timor-Leste
- Tunisia
- Turkey
- Uzbekistan
- Venezuela
- Vietnam
Selain bebas visa, terdapat pula jenis Visa on Arrival yang dapat dipergunakan. Visa on Arrival adalah visa yang dapat diperoleh pada saat kedatangan di bandara atau perlintasan negara tujuan.
Berikut adalah daftar negara yang memberikan Visa on Arrival bagi pemegang paspor Indonesia :
- Azerbaijan
- Bangladesh
- Bolivia
- Burundi
- Cape Verde
- Comoros
- Ethiopia
- Ghana
- Guinea-Bissau
- Jordan
- Kyrgyzstan
- Madagascar
- Malawi
- Maldives
- Marshall Islands
- Mauritania
- Mauritius
- Mozambique
- Nepal
- Nicaragua
- Niue
- Oman
- Palau
- Qatar
- Samoa
- Seychelles
- Sierra Leone
- Somalia
- Tanzania
- Togo
- Tuvalu
- Zimbabwe
Sementara itu, WNI juga mendapat kemudahan Electronic Travel Authorization (eTA). ETA adalah dokumen digital yang dapat diperoleh secara online sebelum perjalanan ke negara tujuan. Berikut daftar negara eTA bagi WNI:
Di sisi lain, WNI masih membutuhkan visa untuk 110 negara, termasuk sebagian besar kawasan Schengen, Amerika Serikat, Inggris, Kanada, China, dan Jepang.[]
BERITA TERKAIT: