Ketegangan antara kedua tetangganya bermulai pada 6 November lalu, ketika Kosovo memberlakukan tarif bea cukai tambahan 10 persen di Serbia dan Bosnia-Herzegovina, karena dinilai melakukan kampanye agresif.
Kemudian Kosovo dibuat marah oleh keputusan suksesi negara-negara kecil untuk membalikkan pengakuan mereka terhadap kemerdekaannya, dan menuduh Beograd mendalangi langkah-langkah itu.
Akibatnya, Kosovo gagal bergabung dengan organisasi polisi internasional Interpol tahun ini.
Dikabarkan
BBC, Serbia segera memperingatkan bahwa keputusan itu akan menghentikan semua perdagangan. Sementara itu Uni Eropa mengatakan keputusan itu harus segera dicabut.
Kosovo memisahkan diri dari Serbia pada tahun 2008 tetapi tidak diakui oleh Beograd.
Namun keduanya merupakan bagian dari kawasan perdagangan bebas Cefta Balkan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: