Hal itu disampaikan Retno kepada Menteri Arab Saudi Adel Ahmed Al-Jubeir dalam pertemuan bilateral yang dilakukan di Ruang Nusantara Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (23/10).
Setelah melakukan diskusi tertutup sekitar dua jam di Ruang Nusantara, Menlu Retno menyampaikan hasil pertemuannya tersebut.
Dia mengatakan kunjungan Menlu Al-Jubeir telah direncanakan sejak satu tahun yang lalu, sebagai tindaklanjut kedatangan dan kerjasama yang dilakukan Raja Salman ke Indonesia pada 2017 lalu.
Namun kedatangannya kali ini terjadi di tengah kasus kematian Khashoggi. Sehingga topik lain yang juga menjadi pembahasan adalah mengenai kematian Khashoggi.
"Indonesia sangat prihatin terhadap apa yang menimpa Jamal Khashoggi, Indonesia menyampaikan duka cita yang dalam terhadap keluarga Jamal Khasoggi," ungkap Menlu Retno.
Dia juga menekankan dihadapan Menlu Al-Jubeir agar investigasi Khashoggi dapat dilakukan secara transparan dan seksama mengingat kematian Khashoggi menjadi perhatian dunia saat ini.
"Indonesia meminta kiranya investigasi dapat dilakukan secara transparan dan seksama, saya menyampaikan kepada Menlu Al-Jubeir dua hari lalu menyampaikan dan menekankan
we are determine to find out of the fact!," tandasnya.
[mel]