"China dipaksa untuk menanggapi unilateralisme Amerika Serikat dan proteksionisme perdagangan, dan tidak punya pilihan selain menanggapi dengan tarifnya sendiri," begitu keterangan yang dirilis Kementerian Keuangan China seperti dimuat
Al Jazeera.
Denan demikian, tarif impor baru antara lima dan 10 persen akan berlaku pada sekitar 5.200 produk dari Amerika Serikat pekan ini.
Ini adalah peningkatan terbaru dalam sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara dua ekonomi terbesar di dunia tersebut.
[mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: