Venezuela Kecam Langkah Kolombia Gabung NATO

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 28 Mei 2018, 02:33 WIB
Venezuela Kecam Langkah Kolombia Gabung NATO
NATO/Net
rmol news logo Presiden Kolombia Juan Manuel Santo telah mengumumkan bahwa negaranya akan segera bergabung dalam pakta pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Kolombia akan resmi menjadi mitra global NATO di kawasan Amerika Latin pada pekan depan. Langkah Kolombia itu sontak mendapat kritikan dari negara tetangganya, Venezuela.

Venezuela mengecam hal tersebut. Sebab langkah Kolumbia dinilai akan membawa ancaman serius bagi kawasan.

"Venezuela mengecam niat pemerintah Kolombia yang memperkenalkan diri, di Amerika Latin dan Karibia, bergabung ke aliansi militer asing," bunyi pernyataan resmi dari Kementeria Luar Negeri Venezuela sebagaimana dikutip TelesurTV, Minggu (27/8).

Dalam penjelasan itu, Venezuela menilai bahwa bergabung dengan aliansi asing yang memiliki kapasitas persenjataan nuklir akan mendatangkan ancaman di kawasan.

"Dengan kapasitas nuklir, (bergabung dengan aliansi asing) merupakan ancaman serius bagi perdamaian dan stabilitas regional," tukas pernyataan itu.

Venezuela juga mendesak seluruh negara di kawasan Karibia dan Amerika Latin untuk menjauhkan diri dari politik organisasi militer atau militer lainnya yang berkeinginan menerapkan kekuatan terhadap penderitaan rakyat, untuk memaksakan dan menjamin hegemoni model politik dan ekonomi tertentu. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA