Hal tersebut disampaikan Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodríguez dalam wawancaranya dengan
Newsmax, seperti dikutip Selasa, 10 Februari 2026.
Rodríguez menjelaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah memulihkan serta memperkuat institusi-institusi negara sebelum melangkah ke tahapan penyelenggaraan pemilu.
Menurutnya, pemilu hanya dapat dilakukan jika kondisi politik dan kelembagaan sudah kembali solid.
"Satu hal yang bisa saya katakan adalah bahwa tidak akan ada pemilihan dalam periode segera ini, ketika stabilisasi harus dicapai. Apa yang kami sepakati saat ini, apa yang sedang kami kerjakan saat ini, adalah apa yang kami sebut reinstitusionalisasi negara sehingga setiap institusi negara dapat kembali mempunyai kekuatan penuh dan pengakuan penuh oleh semua orang,” ujar Rodríguez.
Ia juga menegaskan bahwa berdasarkan norma konstitusi Venezuela, pemilu tidak dapat dipanggil selama masih terdapat status ketiadaan sementara pada jabatan presiden.
Karena itu, pemerintah saat ini memusatkan perhatian pada penciptaan stabilitas politik dan ekonomi sebelum melangkah ke pemilihan nasional.
Delcy Rodríguez telah dilantik sebagai presiden sementara Venezuela setelah Nicolás Maduro diculik oleh Amerika Serikat pada Januari lalu.
Sejak saat itu, pemerintahan sementara menekankan pentingnya konsolidasi internal dan ketenangan nasional di tengah tekanan eksternal.
BERITA TERKAIT: