Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta agar keempat MoU tersebut dapat segera terealisasi dan membawa manfaat positif bagi kedua negara.
"Saya yakin pelaksanaan MoU tersebut dapat membawa efek positif bagi peningkatan hubungan Indonesia-Pakistan," ujar Bamsoet saat menerima Duta Besar Pakistan untuk Indonesia H.E. MR. Mohammad Aqil Nadeem di ruang kerja pimpinan DPR RI, Jakarta, Selasa (24/4).
Bamsoet menegaskan, pihak DPR siap menjembatani apabila masih ada hal yang perlu diselesaikan antara pemerintah Pakistan dengan Indonesia. Selain itu, Bamsoet juga mengapresiasi meningkatnya nilai perdagangan Indonesia-Pakistan. Tahun 2015, nilai perdagangan kedua negara tercatat USD 2,164 miliar. Kemudian, tahun 2016, meningkat menjadi USD 2,175 miliar. Puncaknya, pada tahun lalu melonjak mencapai USD 2,639 miliar.
"Melalui 4 MoU yang telah ditandatangani antara pemerintah Indonesia dan Pakistan di Islamabad Januari 2018 lalu, saya yakin nilai perdagangan kedua negara akan melonjak signifikan di tahun 2018 ini," papar Bamsoet.
Mantan Ketua Komisi III DPR RI itu juga meminta Dubes Pakistan tidak hanya memperkuat hubungan kedua negara di tingkat bilateral saja. Hubungan di tingkat multilateral pun, seperti forum D-8, Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Gerakan Non-Blok, serta di berbagai forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) perlu ditingkatkan lagi. Oleh karena itu, DPR RI akan mendukung Pakistan untuk mendapatkan status observer di ASEAN's Inter-Parliamentary Assembly (AIPA).
"DPR RI akan memberikan dukungan bagi Pakistan untuk menjadi observer di AIPA. Status tersebut akan memperkuat babak baru hubungan Pakistan dengan parlemen di negara-negara ASEAN. Kami juga berharap pemerintah Pakistan mendukung pencalonan Indonesia menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020," demikian Bamsoet.
Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto dan anggota Fraksi Partai PAN Bara Hasibuan. Sedangkan Dubes Pakistan Aqil Nadeem datang bersama Wakil Ketua bidang Politik Kedubes Pakistan Sahid Razha.
[sam]
BERITA TERKAIT: