Gedung Putih Yakin Rezim Suriah Gunakan Senjata Kimia

Rabu, 18 April 2018, 09:50 WIB
Gedung Putih Yakin Rezim Suriah Gunakan Senjata Kimia
Foto/Net
rmol news logo Amerika Serikat yakin bahwa rezim Suriah telah menggunakan senjata kimia dalam serangan di Kota Douma, Suriah, 7 April lalu. Serangan itu menewaskan lebih dari 60 orang dan melukai ratusan orang.

Dalam keterangan tertulis Ge­dung Putih yang dikirimkan melalui Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, kemarin, kesimpulan Amerika itu diam­bil berdasarkan pada gambaran gejala-gejala yang dialami para korban, rekaman video, dan gam­bar-gambar yang memperlihatkan serangan senjata kimia tersebut.

Gedung Putih mengatakan, sebuah badan informasi yang berpengaruh menyebut rezim Suriah menggunakan klorin un­tuk membom Douma. Beberapa sumber informasi lain menyebut rezim juga menggunakan racun sarin. Rezim Suriah memi­liki sebuah sejarah penggunaan senjata kimia, bahkan setelah pemerintah Suriah itu berjanji akan menghentikan program senjata kimianya.

Keterangan Gedung Putih itu bertolak belakang dengan infor­masi yang disampaikan anggota Komisi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Penyelidi­kan Independen Internasional untuk Suriah, Carla del Ponte. Dia mengungkapkan, kelom­pok pemberontak anti-Presiden Suriah Bashar al Assad yang menembakkan senjata kimia berupa gas saraf sarin.

Temuan Ponte berdasarkan keterangan para korban serangan senjata kimia yang bersaksi bahwa kelompok pemberontak anti-Assad yang menebarkan gas mematikan itu, bukan pasukan pemerintah Suriah, seperti tudingan Amerika dan sekutunya.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menilai tudingan AS tidak berdasar. "Saya dapat menjamin bahwa Rusia tidak merusak lokasi itu (serangan 7 April). Anda mengutip para pemimpin Prancis, Inggris, dan AS. Sejujurnya, semua bukti yang mereka kutip berdasarkan pada laporan media dan di media sosial," ucap Lavrov. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA