
Juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin, yakni Dmitry Peskov menepis upaya Donald Trump untuk berbicara dengan Rusia melalui serangkaian cuitan pada Rabu (11/4).
Dia memperingatkan bahwa Trump memperburuk situasi yang sudah rapuh.
"Kami tidak melakukan diplomasi Twitter. Kami pendukung pendekatan serius," kata Peskov seperti dimuat
Russia Today.
"Kami masih berpikir penting untuk menghindari langkah-langkah yang dapat membahayakan situasi yang sudah rapuh," tambahnya.
Komentar Peskov ini keluar tak lama setelah Trump melalui cuitan di akun Twitternya menyebut bahwa Rusia harus bersiap-siap untuk menghadapi rudal baru di sekutunya, Suriah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: