Presiden berusia 93 tahun itu sendiri saat ini berada di tahanan rumah sejak pengambilalihan kekuasaan oleh militer pada hari Rabu (15/11), di tengah perebutan kekuasaan mengenai siapa yang akan menggantikannya.
Belum ada kabar resmi mengenai hasil perundingan yang dia lakukan dengan utusan regional dan panglima militer sebelumnya.
Namun sumber mengatakan bahwa sejauh ini dia menolak untuk mundur.
Sumber yang dekat dengan perundingan mengatakan Mugabe menolak untuk mundur secara sukarela sebelum pemilihan tahun depan yang direncanakan.
"Saya pikir dia mencoba untuk membeli waktu," kata seorang sumber yang dekat dengan pimpinan militer kepada kantor berita
AFP.
Beberapa pengamat menunjukkan bahwa Mugabe mungkin berusaha untuk mencari jaminan keselamatan bagi dirinya dan keluarganya sebelum mengundurkan diri.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: