Irma tiba di Kepulauan Camaguey, Kuba pada hari Jumat waktu setempat dan mengancam kota-kota dan desa-desa pesisir terdekat. Ini adalah pertama kalinya topan kategori lima melanda Kuba dalam beberapa dasawarsa terakhir.
Peringatan badai saat ini berlaku di provinsi Camaguey, Ciego de Avila, Sancti Spiritus, Villa Clara dan Matanzas.
Beberapa desa telah kehilangan pasokan listrik dan komunikasi menjadi semakin sulit dengan kota-kota di daerah yang lebih terpencil. Demikian wartawan
BBC melaporkan dari Havana.
Sebelumnya, masyarakat mencoba untuk mengamankan atap rumah mereka dan memindahkan barang-barang dari dataran rendah ke daerah yang lebih tinggi.
"Ada hembusan angin yang sangat kencang dan lampu padam," kata Anaida Gonzalez, seorang perawat pensiunan di provinsi Camaguey, kepada
Reuters.
Sebelum badai datang, sekitar 50.000 wisatawan asing sudah lebih dulu menyelematkan diri mengakibatkan resor di pantai utara kosong tanpa penghuni.
National Hurricane Center di AS memprediksi, topan Irma bertenaga maksimum 257 km per jam atau kategori 5 pada pukul 03:00 GMT (Sabtu, 9/9)
Sementara itu, Negara Bagian Florida, Amerika Serikat, telah meminta 5,6 juta orang warganya untuk mengungsi menjelang serangan Badai Irma.
Di media sosial Twitter, banyak sekali netizen termasuk warga AS yang menyampaikan doa untuk warga Kuba. Mereka juga mengkritik media-media AS dan Barat yang hanya fokus pada pemberitaan di Florida daripada mencari tahu tentang para korban di Kuba.
"It's funny how there's a hurricane that's coming for Florida but currently it's destroying Cuba and no one cares," tulis akun @SydneyDosen.
"Please join me in sending prayers and well wishes to the people of Cuba who are suffering the horror of irma right now and floridians next," tulis @bridgetsimonds.
Badai berbahaya tersebut diperkirakan menghantam Florida pada Sabtu waktu setempat setelah melanda Kepulauan Karibia sejak hari Kamis.
Gubernur Florida, Rick Scott ,mendesak warganya untuk mengungsi, terutama mereka yang tinggal di daerah pesisir yang dipastikan tergenang air.
"Ini adalah badai yang akan membunuh Anda jika Anda tidak menyingkir," kata jurubicara National Hurricane Center AS, Dennis Feltgen, dikutip
apnews.
[ald]
BERITA TERKAIT: