China Geram Ikut Terseret Sanksi Korut Oleh AS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 30 Juni 2017, 19:48 WIB
China Geram Ikut Terseret Sanksi Korut Oleh AS
Xi Jinping dan Trump/Net
rmol news logo China geram dengan keputusan AS untuk menjatuhkan sanksi pada sebuah bank China yang dituduh melakukan pencucian uang Korea Utara.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri mendesak AS untuk menghentikan tindakan tersebut agar tidak membahayakan kerja sama.

Dikatakan, daftar hitam tersebut bertujuan untuk memotong dana ke program senjata Korea Utara.

"Kami akan mengikuti uang itu dan memotong uangnya," kata Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam sebuah konferensi pers.

AS mengumumkan langkah tersebut, serta sanksi terhadap perusahaan pelayaran China dan dua warga China, pada hari Kamis (28/6).

Sanksi tersebut berarti bahwa Bank of Dandong dilarang melakukan bisnis di AS.

Departemen Keuangan AS mengatakan bahwa bank tersebut telah menjadi saluran untuk aktivitas keuangan Korea Utara yang tidak sah dan memfasilitasi jutaan dolar transaksi untuk perusahaan yang terlibat dalam senjata pemusnah massal Korea Utara dan program rudal balistik.

Dua warga China yang dituduh menciptakan perusahaan depan untuk entitas Korea Utara dan sebuah perusahaan pelayaran, Dalian Global Unity Shipping, yang dituduh menyelundup barang mewah ke Korea Utara, juga telah masuk daftar hitam.

Mnuchin mengatakan bahwa AS dapat menjatuhkan sanksi lebih banyak di masa depan. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA