Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri mendesak AS untuk menghentikan tindakan tersebut agar tidak membahayakan kerja sama.
Dikatakan, daftar hitam tersebut bertujuan untuk memotong dana ke program senjata Korea Utara.
"Kami akan mengikuti uang itu dan memotong uangnya," kata Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam sebuah konferensi pers.
AS mengumumkan langkah tersebut, serta sanksi terhadap perusahaan pelayaran China dan dua warga China, pada hari Kamis (28/6).
Sanksi tersebut berarti bahwa Bank of Dandong dilarang melakukan bisnis di AS.
Departemen Keuangan AS mengatakan bahwa bank tersebut telah menjadi saluran untuk aktivitas keuangan Korea Utara yang tidak sah dan memfasilitasi jutaan dolar transaksi untuk perusahaan yang terlibat dalam senjata pemusnah massal Korea Utara dan program rudal balistik.
Dua warga China yang dituduh menciptakan perusahaan depan untuk entitas Korea Utara dan sebuah perusahaan pelayaran, Dalian Global Unity Shipping, yang dituduh menyelundup barang mewah ke Korea Utara, juga telah masuk daftar hitam.
Mnuchin mengatakan bahwa AS dapat menjatuhkan sanksi lebih banyak di masa depan.
[mel]
BERITA TERKAIT: