Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman Martin Schaefer mengatakan bahwa Erdogan dan pemimpin negara lainnya dapat membawa pengawal mereka sendiri dalam KTT yang akan digelar di Hamburg tersebut.
Namun ia menegaskan bahwa tetap ada peraturan yang harus dipatuhi.
"Saya memiliki alasan untuk berharap bahwa orang-orang ini, yang telah dikenai hukuman oleh peradilan pidana Amerika tidak akan masuk ke tanah Jerman di masa mendatang, termasuk dalam KTT G20," jelasnya awal pekan ini seperti dimuat
BBC.
Media Jerman melaporkan bahwa dalam daftar 50 orang yang akan datang menemani Erdogan dalam kesempatan itu, ada beberapa yang yang terlibat dalam insiden di Washington beberapa waktu lalu.
Polisi menyebutnya sebagai serangan brutal terhadap pemrotes oleh petugas keamanan Turki, namun Turki menyalahkan kekerasan pada demonstran pro-Kurdi yang berada di luar kediaman duta besar Turki di Washington.
Kasus tersebut membuat renggang hubungan AS-Turki.
[mel]
BERITA TERKAIT: