Begitu keterangan dari Kementerian keamanan publik China dalam sebuah pernyataan (Jumat, 16/6), seperti dimuat AFP.
Pelaku penyerangan tersebut ikut tewas dalam ledakan. Pelaku adalah seorang pria berusia 22 tahun dengan masalah kesehatan yang menyewa sebuah kamar di dekat taman kanak-kanak di Fengxian, di mana ledakan hari Kamis terjadi.
Polisi menemukan bahan untuk membuat alat peledak buatan sendiri di apartemen dan kata-kata "mati", "mati" dan "hancurkan" yang tertulis di dinding.
Pelaku adalah seorang pria bermarga Xu. Ia menderita disfungsi sistem saraf otonom, sebuah kelainan yang bisa menyebabkan masalah tekanan jantung dan darah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: