Gara-gara Kegagalan Air Bag, Produsen Takata Segera Ajukan Kebangkrutan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 16 Juni 2017, 16:01 WIB
Gara-gara Kegagalan Air Bag, Produsen Takata Segera Ajukan Kebangkrutan
CEO Takata/BBC
rmol news logo Pembuat suku cadang mobil Jepang Takata dilaporkan bersiap mengajukan kebangkrutan setelah salah satu produksinya, air bag atau kantung udara mengalami kesalahan dan menyebabkan recall keamanan terbesar di industri otomotif.

Pengarsipan kebangkrutan bisa datang minggu depan di Jepang dan Amerika Serikat, di mana ia memiliki anak perusahaan.

Saham Takata untuk sementara ditangguhkan di bursa saham Tokyo karena berita tersebut.

Takata menghadapi kewajiban pembayaran miliaran dolar AS selama penarikan kembali atau recall atas produk-produk gagalnya.

Sejauh ini sekitar 100 juta kantong udara Takata, yang bisa pecah dengan kekuatan mematikan dan pecahan peluru pada penumpang, telah ditarik kembali secara global.

Kantung udara yang gagal itu telah dikaitkan dengan puluhan kematian dan lebih dari 100 cedera di seluruh dunia.

Surat kabar Jepang Nikkei memperkirakan perusahaan tersebut menghadapi kewajiban melebihi 1 triliun yen.

Perusahaannya dikatakan sedang dalam pembicaraan mengenai kesepakatan potensial dengan pembuat komponen kunci AS Key Safety Systems.

Pada bulan Januari, Takata setuju untuk membayar denda sebesar 1 miliar dolar AS di AS karena menyembunyikan cacat berbahaya pada kantong udara yang meledak.

Sebagian besar pembuat mobil utama, termasuk General Motors dan Volkswagen, telah terpengaruh.

Honda Motor, yang merupakan pelanggan terbesar Takata adalah salah satu yang paling terkena dampaknya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA