Kedua adik Lee itu adalah Lee Wei Ling dan Lee Hsien Yang. Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di akun Facebook mereka pekan ini, keduanya mengatakan bahwa mereka merasa terancam kakak laki-laki mereka karena penyalahgunaan posisi dan pengaruhnya terhadap pemerintah Singapura dan agensinya untuk mendorong agenda pribadinya.
Dikabarkan Business Standard, keduanya menambahkan bahwa mereka takut penggunaan badan-badan negara.
Bukan hanya itu, keduanya juga menuduh kakak ipat mereka, yang merupakan istri Lee, yakni Ho Ching, mencampuri urusan pemerintahan, mempromosikan karir politik anak mereka Li Hongyi.
Kedua adik Lee mengaku prihatin atas kekurangan tindakan di negara tersebut untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan.
Dalam surat sepanjang enam halaman tersebut, keduanya juga mengkritik penolakan Perdana Menteri karena dinilai telah mengabaikan kehendak dan amanah ayah mereka Lee Kuan Yew, pendiri Singapura modern yang meninggal pada tahun 2015, berkenaan dengan tempat tinggal pribadinya.
"Nilai Lee Kuan Yew terkikis oleh anaknya sendiri. Ayah kami menempatkan negara dan bangsanya terlebih dulu, bukan agenda pribadinya atau pribadi," sambung pernyataan tersebut.
"Kami merasa sangat tidak nyaman dan diawasi ketat di negara kami sendiri Kami tidak mempercayai Hsien Loong sebagai saudara atau pemimpin Kami telah kehilangan kepercayaan pada dirinya," sambungnya. [
mel]
BERITA TERKAIT: