Palang Merah Kenya membuat postingan di Twitter yang mengatakan bahwa tim cepat tanggapnya telah berada di lokasi kejadian di gedung Kware Pipeline Embakasi.
Dikabarkan
BBC bahwa puluhan orang dievakuasi beberapa saat sebelum keruntuhan.
Saksi mengatakn bahwa gedung tersebut sebelumnya telah dikhawatirkan karena muncul banyak retakan di dindingnya.
Penyelidikan soal ambruknya gedung masih diselidiki.
Namun insiden gedung runtuh bukan baru kali ini terjadi di Kenya. Sebanyak 49 orang tewas setelah sebuah bangunan roboh akibat hujan lebat di Nairobi pada April 2017 kemarin.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: