Pejabat setempat seperti dimuat
AFP mengatakan bahwa enam orang lainnya juga telah terluka dalam kerusuhan yang terjadi di negara yang dilanda konflik antar geng narkotika di Tamaulipas.
"Angka-angka tersebut bersifat pendahuluan karena operasi berlanjut, masih ada polisi negara bagian di dalam penjara yang memeriksa asrama," kata juru bicara keamanan negara, Luis Alberto Rodriguez.
Dia mengatakan bahwa petugas penjara telah mengamati peningkatan ketegangan antara kelompok-kelompok yang menentang di fasilitas penahanan dalam beberapa hari terakhir dan mendapat informasi bahwa mereka menyelundupkan senjata.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa dua senjata kaliber tinggi dan senjata api biasa telah ditemukan setelah diperiksa.
"Sebuah intervensi direncanakan yang terdiri dari membawa polisi negara bagian ke penjara dan mendapatkan dukungan dari luar," kata Rodriguez, menambahkan bahwa pihak berwenang tidak melakukan intervensi, jumlah korban akan lebih tinggi.
Mereka yang tewas dalam kerusuhan tersebut adalah dua petugas polisi negara bagian, satu petugas keamanan, dan seorang narapidana.
Tamaulipas telah lama dilanda peperangan antara geng Gulf Cartel dan Zetas yang bersaing dan dalam beberapa tahun terakhir, beberapa kekerasan obat terburuk di Meksiko telah menyerang negara bagian tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: