Macron, yang merupakan mantan bankir investasi dan menteri ekonomi, memenangkan pemilihan presiden dengan 66 persen suara pada 7 Mei.
Macron secara resmi menjadi presiden setelah Laurent Fabius, yang merupakan ketua dewan konstitusional, membacakan hasil pemilihan presiden dalam upacara pelantikan.
Untuk memenangkan jabatan tersebut, Macron mengalahkan sepuluh kandidat lainnya, kandidat sayap kanan Marine Le Pen menjadi yang terakhir.
Dalam pidato peresmiannya, Macron bersumpah untuk mendukung orang-orang Perancis dan bisnisnya.
"Prancis memiliki potensi untuk memainkan peran utama di pentas global," kata presiden baru tersebut. Dia mengatakan Prancis harus mengatasi perpecahan di masyarakat untuk mengaktifkan potensi tersebut.
Macron juga mengatakan bahwa, pada kunjungan kenegaraan pertamanya sebagai presiden Prancis, dia berencana melakukan perjalanan ke negara tetangga Jerman.
"Eropa perlu didirikan kembali. Uni Eropa akan direformasi dan diluncurkan kembali," kata Macron seperti dimuat
Press TV.
[mel]
BERITA TERKAIT: