Saint Lawrence dan sungai-sungai lainnya meluap dari daerah sekitar Danau Ontario, di pusat kota, ke provinsi Quebec di timur, membanjiri 171 kota dan desa, dan mendorong pihak berwenang untuk mengumumkan keadaan darurat di 10 kotamadya.
Sekitar 3.000 rumah dan bangunan umum rusak akibat naiknya air.
Air yang naik mencapai puncaknya pada hari Senin di dekat ibukota Ottawa, dan banjir parah dilaporkan terjadi di sekitar kota Rigaud. 70 kilometer sebelah barat Montreal, tempat air sekarang mulai mereda.
Ratusan rumah telah tenggelam di Rigaud dalam tiga minggu terakhir.
Perdana menteri Quebec, Philippe Couillard mengatakan bahwa tingkat tersebut mulai mereda pada hari Selasa.
"Kami sekarang memasuki masa jatuhnya air," katanya, namun memperingatkan bahwa ini tidak berarti daerah banjir akan mudah dijangkau lagi bahkan dalam beberapa hari mendatang.
Montreal mengumumkan keadaan darurat 48 jam pada hari Minggu namun telah memperpanjangnya menjadi lima hari.
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan situasinya serius, mencatat bahwa Quebec dan Ontario telah meminta bantuan militer dan bahwa 1.650 anggota angkatan bersenjata telah dikirim ke daerah-daerah yang dilanda bencana.
"Tentu pemerintah federal akan menanggung semua biaya yang terkait dengan bantuan ini untuk Quebec dan Ontario," ujarnya seperti dimuat AFP.
[mel]
BERITA TERKAIT: