Besan Trump Picu Pertanyaan Soal Konflik Kepentingan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 07 Mei 2017, 20:17 WIB
Besan Trump Picu Pertanyaan Soal Konflik Kepentingan
Ivana Trump dan Jared Kushner/Net
rmol news logo Pemerintahan Donald Trump menghadapi pertanyaan baru tentang konflik kepentingan setelah keluarga Jared Kushner mengadakan acara di China untuk merayu investor kaya ke dalam perkembangan mewah, dengan prospek menerima kartu hijau AS sebagai gantinya.

Pada hari Sabtu (6/), seperti dimuat The Guardian, adik Kushner, Nicole Kushner Meyer, naik ke panggung di sebuah acara di hotel Ritz-Carlton Beijing untuk mendorong investor China untuk kembali ke One Journal Square, dua gedung pencakar langit

Anggota dari penonton yang berjumlah 100 dilaporkan diberitahu bahwa jika mereka terbentur setidaknya setengah juta dolar untuk proyek tersebut, mereka dapat menjadi warga AS di bawah program kontroversial untuk residensi yang dikenal di China sebagai "visa emas".

Dalam kesempatan itu, Meyer memuji posisi Jared Kushner di Gedung Putih.

"Pada tahun 2008, saudaraku Jared Kushner bergabung dengan perusahaan keluarga tersebut sebagai CEO, dan baru saja pindah ke Washington untuk bergabung dalam pemerintahan," katanya.

Sebuah slide yang ditunjukkan selama kesempatan tersebut mengidentifikasi Trump sebagai "pengambil keputusan utama" dalam program investor imigran EB-5 yang kontroversial, yang telah terjadi ledakan aplikasi China dalam beberapa tahun terakhir.

"Investasikan 500.000 dolar AS dan berimigrasi ke Amerika Serikat," brosur acara tersebut mengklaim, menurut Washington Post, yang pertama kali melaporkan ceritanya.

Meyer menunjukkan bahwa kakaknya telah meninggalkan perusahaan keluarga pada bulan Januari untuk bergabung dengan Trump White House, namun usaha keluarga Kushner untuk merayu para investor China segera mendapat kritik tajam di AS. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA