Komedian Ini Diinvestigasi Terkait Lelucon Soal Trump

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 07 Mei 2017, 18:15 WIB
Komedian Ini Diinvestigasi Terkait Lelucon Soal Trump
Colbert/BBC
rmol news logo Komedian Amerika Serikat Stephen Colbert akan diselidiki oleh Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (FCC) karena membuat lelucon tentang Presiden Donald Trump.

Ketua FCC Ajit Pai mengatakan bahwa mereka menerima beberapa keluhan tentang monolog, yang oleh beberapa pemirsa dicap homofobia.

Untuk diketahui bahwa FCC adalah agen pemerintah Amerika Serikat yang mengatur penyiaran TV dan radio di Amerika Serikat.

Dalam kasus Colbert, ini menyangkut referensi seksual mentah yang melibatkan Mr Trump dan mitranya dari Rusia, Vladimir Putin.

Di Twitter, pengguna marah mengatur hashtag #FireColbert yang sedang tren di seluruh dunia.

"Kami telah menerima sejumlah keluhan," kata Pai.

"Kami akan mengikuti prosedur operasi standar, seperti yang selalu kami lakukan, dan memastikan kami mengevaluasi apa faktanya dan menerapkan hukum secara adil dan sepenuhnya," sambungnya.

Namun demikian, seperti dimuat BBC, Colbert bisa lolos dari denda dengan dasar bahwa The Late Show mengudara pada pukul 23.30, di luar jam 06:00 dan 22:00 waktu setempat, ketika diasumsikan bahwa anak-anak dapat menonton. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA