Konduktor Kondang Desak Pemerintah Dengarkan Suara Rakyat Di Jalan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 05 Mei 2017, 11:50 WIB
rmol news logo Konduktor kondang Venezuela Gustavo Dudamel mendesak pemerintah di negaranya untuk mau mendengarkan masyarakat setelah berminggu-minggu melakukan demonstrasi keras di jalanan ibukota.

Dia mengirim pesan kerasnya setelah seorang musisi berusia 18 tahun tewas dalam sebuah demonstrasi di Caracas.

"Tidak ada yang bisa membenarkan pertumpahan darah," tulisnya di halaman Facebooknya.

Diketahui bahwa ada lebih dari 30 orang telah terbunuh dan ratusan lainnya terluka atau ditangkap sejak pemrotes turun ke jalan pada awal April.

Demonstrasi tersebut dipicu oleh upaya Mahkamah Agung untuk mengambil alih kekuasaan Majelis Nasional yang dikuasai oposisi.

Venezuela sendiri diketahui tengah menderita kekurangan pangan dasar dan kebutuhan lainnya setelah turunnya harga minyak ekspor mengurangi pendapatan pemerintah. Inflasi diperkirakan mencapai 700% tahun ini.

Gustavo Dudamel adalah direktur musik dari Los Angeles Philharmonic Orchestra dan salah satu bintang program pendidikan musikal Venezuela yang terkenal, El Sistema.

"Kita harus berhenti mengabaikan jeritan orang-orang yang tercekik oleh krisis yang tak tertahankan," sambungnya.

Ia menekankan bahwa tidak ada ideologi yang bisa melampaui kebaikan bersama.

"Politik harus dilakukan dari hati nurani dan dengan sangat menghormati Konstitusi," tegasnya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA