Jaksa Agung membuka penyelidikan atas pembunuhan yang disengaja terhadap dua atau lebih orang di wilayah wilayah Rivne pada bulan Maret 1952 oleh anggota administrasi kementerian keamanan negara.
Menurut sebuah salinan dari sebuah surat yang diposting di situs web National Human Rights Centre, sebuah organisasi yang telah membantu nasionalis menghadapi tuntutan, kasus itu terkait dengan Nil Khasevych, anggota Tentara Pemberontak Ukraina (UIA) yang dibunuh bersama dengan sejumlah pejuang lainnya oleh pasukan Soviet selama Perang Dunia II.
Ia dituduh berkolaborasi dengan Nazi selama Perang Dunia II. Namun situs itu menyebutnya sebagai "pejuang kemerdekaan".
Operasi di mana Khasevych terbunuh dipimpin oleh Boris Steckler yang saat ini merupakan seorang veteran berusia 94 tahun. Ia pernah bertugas di KGB.
Pada tahun 2013 lalu Steckler dalam sebuah wawancara pernah mengatakan bahwa ia mengarahkan misi melawan Khasevych. Namun ia menekankan bahwa pihak lain telah menembak Khasevych terlebih dahulu sebelum Soviet melepaskan granat ke bunker di mana ia dan sejumlah pejuang lainnya bersembunyi.
Kasus tersebut terjadi di tengah kampanye "decommunisation" oleh pemerintah Ukraina.
Jika dituntut, veteran itu bisa menghadapi hukuman penjara.
[mel]
BERITA TERKAIT: